Puan Masuk Bursa Capres, PDIP Klaim Fokus Sejahterakan Rakyat

Puan Masuk Bursa Capres, PDIP Klaim Fokus Sejahterakan Rakyat  – Politikus PDIP Andreas Pareira memperlihatkan sementara ini semua kader partainya fokus melakukan beragam macam tugas guna meningkatkan kesejahteraan rakyat. PDIP belum menentukan kader yang bakal diusung di Pilpres 2024.

Puan Masuk Bursa Capres, PDIP Klaim Fokus Sejahterakan Rakyat

puan-masuk-bursa-capres-pdip-klaim-fokus-sejahterakan-rakyat

introsphera – Andreas berbicara demikianlah menanggapi hasil survei Parameter Politik Indonesia (PPI) yang mana tersedia tiga kader PDIP masuk didalam bursa capres, yakni Ketua DPR Puan Maharani, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, serta Menteri Sosial Tri Rismaharini.

“Di PDIP, kader partai fokus terhadap tugas-tugas kenegaraan maupun kepartaian untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat. Pada saatnya, didalam momentum yang tepat, baru partai menentukan kandidat,” kata Andreas

Dia mengingatkan bahwa penyelenggaraan Pilpres 2024 tetap lama. Menurutnya, calon yang bakal diusung oleh partainya nanti bakal tergantung dengan dinamika politik yang terjadi didalam tiga th. terakhir.

Meski begitu, dia juga memastikan bahwa PDIP punyai stok kader mumpuni yang banyak untuk diusung sebagai capres di 2024 mendatang.

Berdasarkan hasil survei PPI yang dijalankan 3-8 Februari 2021, elektabilitas capres tertinggi di pada kader PDIP diduduki oleh Ganjar dengan perolehan 11,3 persen. Kemudian, menyusul Risma dengan 4,0 persen, serta Puan 0,7 persen.

“Dari hasil survei itu memperlihatkan bahwa PDIP membawa stok kader yang memadai banyak dan mumpuni. Ada Puan Maharani, Ganjar Pranowo, juga Tri Rismaharini,” kata Andreas.

Di pada Risma dan Puan, sebenarnya tersedia satu lagi kader PDIP. Ia adalah politikus PDIP non-aktif yang kini menjabat sebagai Komisaris Utama PT Pertamina, Basuki Tjahaja Purnama.

Elektabilitas pemilik sapaan akrab Ahok itu berdasarkan hasil survei PPI di angka 1,8 persen.

Survei Parameter Politik Indonesia (PPI) dijalankan dengan melibatkan 1.200 responden di beragam lokasi Indonesia. Responden dipilih dengan metode simpel random sampling berasal dari 6.000 knowledge obyek yang pernah diwawancara tatap muka terhadap September 2017-Desember 2020.

Margin of error survei sebesar 2,9 prosen terhadap tingkat keyakinan 95 persen. Survei teranyar PPI ini dijalankan terhadap 3-8 Februari 2021 dengan memakai kuesioner via telephone (telepolling).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *