DPR Minta Pengelola Waterboom Lippo Cikarang Ditindak

DPR Minta Pengelola Waterboom Lippo Cikarang Ditindak – Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni meminta polisi menindak tegas pihak pengelola mengenai insiden kerumunan penduduk yang berjalan di Waterboom Lippo Cikarang.

DPR Minta Pengelola Waterboom Lippo Cikarang Ditindak

dpr-minta-pengelola-waterboom-lippo-cikarang-ditindak

introsphera.com – Menurutnya, peristiwa yang telah viral di sarana sosial selanjutnya telah menyatakan pelanggaran protokol kesehatan (prokes) mengenai upaya memutus rantai penyebaran virus corona atau Covid-19.

“Tolong pihak pengelola Waterboom [Lippo Cikarang] termasuk dikenakan hukuman yang cocok bersama dengan peraturan mengenai prokes,

Ia mengingatkan polisi supaya tidak tebang memilih dalam menindak para mgslotonline pelanggar prokes Covid-19. Menurutnya, semua pelanggar prokes Covid-19 mesti ditindak tanpa pandang bulu.

“Mau organisasi kemasyarakatan, pemerintah, perorangan, bahkan pengusaha dan bisnis, semua mesti diproses hukum andaikan mengorganisasi sebuah kerumunan massa di sedang pandemi. Tak ada memilih kasih, tak ada tebang pilih,” kata Sahroni.

Dia berkata, pihak pengelola Waterboom Lippo Cikarang selayaknya menjauhi menggelar kesibukan yang membuat kerumunan orang saat ini.

Politikus Partai NasDem itu pun menyayangkan langkah pengelola yang dikabarkan menerapkan harga promosi yang lantas membuat penduduk yang singgah ke Waterboom Lippo Cikarang membludak pada Minggu (10/1).

“Kita semua paham ini masa sulit, semua mengidamkan menyelamatkan usahanya, namun solusi yang disita jangan jangka pendek. Kita mesti kompak menggerakkan solusi jangka panjang supaya Covid-19 cepat berakhir, supaya roda usaha mampu cepat ulang normal,” ujar Sahroni.

Sebelumnya, sebuah video beredar viral di group WhatsApp, menyatakan kerumunan manusia di Waterboom Lippo Cikarang bersama dengan tidak menerapkan prokes Covid-19.

Dalam video yang beredar, dilukiskan suasana kerumunan di Waterboom Lippo Cikarang dan banyak pengunjung yang tidak memakai masker pada Minggu (20/1).

“Ini Lippo Cikarang, ya. Ini apa namanya. Kalau COVID-19 merajalela, ini gimana? Lippo Cikarang tanggung jawab, ya?” sebagaimana dikutip berasal dari video yang diunggah di akun @MissRevolusi, Minggu (10/1).

Polisi sesungguhnya telah membubarkan kerumunan pengunjung di Waterboom Lippo Cikarang dan memeriksa manajer.

Kapolsek Cikarang Selatan Kompol Sukadi mengatakan waterboom itu sesungguhnya selamanya beroperasi sepanjang pandemi Covid-19. Namun, pengunjung hanya 250 sampai 500 orang berasal dari keseluruhan kapasitas sekitar 7.000-an orang.

“Nah tempo hari itu rupanya pengelola waterboom itu laksanakan inovasi yaitu bersama dengan langkah tiket masuk didiskon berasal dari harga tiket normal Rp95 ribu jadi Rp10 ribu,” tutur Sukadi saat dihubungi,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *